Manajemen risiko merupakan suatu aktivitas dalam mengelola risiko agar terhindar dari kecelakaan tambang , terdiri atas:
Komunikasi dan konsultasi dilakukan dengan melibatkan para pemangku kepentingan, baik internal maupun eksternal yang terkait. Komunikasi dan konsultasi tersebut dilakukan pada setiap tahap proses Manajemen Risiko, dan hasilnya menjadi pertimbangan dalam evaluasi Manajemen Risiko.
Penetapan konteks terkait dengan penentuan batasan batasan risiko yang akan dikelola, mencakup:
Paling sedikit terdiri dari:
Paling sedikit terdiri dari:
PPerusahaan Pertambangan mengidentifikasi sumber-sumber bahaya, area yang terpapar oleh bahaya, dan konsekuensi yang potensial dengan mempertimbangkan paling sedikit:
Penilaian risiko dilakukan melalui proses evaluasi risiko untuk menentukan risiko dapat diterima atau tidak dengan metodologi:
Berdasarkan hasil penilaian risiko, Perusahaan Pertambangan menetapkan langkah-langkah pengendalian terhadap risiko tersebut dengan mengikuti hierarki pengendalian risiko sebagai berikut:
Dalam rangka melakukan pemantauan dan peninjauan, Perusahaan Pertambangan:

